Dasar Ilmu Berjualan (Berbisnis)

Dasar ilmu berjualan (Berbisnis)

Assalamu’alaikum Wa Rohmatullohi Wa Barokatuh

 

Hai semoga semua dalam keadaan sehat, kita lanjutkan lagi ya tulisan kita, namun ditulisan sebelumnya saya belum membahas dasar dari ilmu berbisnis.

 

Baik, sebelum berlanjut kita akan bahas sesuatu yang mendasar ya. Yaitu apa itu berjualan. Arti berjualan dalam bahasa Indonesia adalah mencari nafkah dengan menjual atau memperdagangkan sesuatu, dari definisi itu cukup jelas bahwa tujuannya mencari nafkah ya,

 

Nafkah ini harus dicari dengan cara yang benar dan digunakan juga untuk hal yang benar. nah agar kita enggak keblinger so jadi cukup untuk mendapatkan kebutuhan primer aja ya, jangan berlebihan, berlebihan itu tidak baik, memang buat apa sih banyak harta kalo akhir nya tidak terpakai apalagi cuma untuk di tabung dan disimpan di deposito.

 

Ingat ada tanggung jawab besar pada setiap harta yang kita dapatkan dan juga penggunaannya

Banyak orang hanya memikirkan bagaimana dapat harta banyak dengan cepat, mereka lupa mereka berbisnis itu untuk waktu yang panjang, karena usaha yang dibuat dengan cara yang baik akan menghasilkan kualitas yang baik juga dan tentunya akan berumur panjang.#kokmalahceramah

 

Okey kita lanjut, kayaknya timbul pertanyaan nih kenapa ini penting ya. Yang bertanya ngacung … hehehe,

Saya jelaskan kenapa ini penting, karena ilmu berjualan atau bahasa sekarang bisa dibilang berbisnis itu pada dasar nya sama, tidak ada perubahan, intinya adalah saling bertukar sesuatu dimana satu sama lain saling membutuhkan.

Kalo kata peniliti atau para ahli sih sebagai berikut:

Bisnis dalam arti luas adalah suatu istilah umum yang menggambarkan suatu aktivitas dan institusi yang memproduksi barang dan jasa dalam kehidupan sehari-hari (Amirullah, 2005:2).

Menurut Bukhori Alma (1993:2), bisnis adalah sejumlah total usaha yang meliputi pertanian, produksi, konstruksi, distribusi, transportasi, komunikasi, usaha jasa dan pemerintah, yang bergerak dalam bidang membuat dan memasarkan barang dan jasa kepada konsumen.

 

Menurut Louis E. Boone (2007:5), bisnis (bussines) terdiri dari seluruh aktivitas dan usaha untuk mencari keuntungan dengan menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan bagi sistem perekonomian, beberapa bisnis memproduksi barang berwujud sedangkan yang lain memberikan jasa.

 

Nah pada paham enggak, kalo saya enggak 🙂

 

Ribet, disimpelin aja ya, Kata kuncinya adalah pertukaran barang dan saling membutuhkan.

 

Loh kok sesimple itu sih, iya jelas aja dong, kalo tidak ada yang mau maka sudah jelas barang atau jasa kita tidak akan laku. Hmmmm kalo sekarang sih bisa enhance dikit, waduh bahasanya .. “enhance”. ( ini nanti ditulisan berikutnya)

 

Nah kita analisa nih mau berbisnis apa,

Barang

  • Mau barang apa ?
  • Asal barang dari mana ?
  • Biaya operationalnya
  • Jual kemana ?

jasa

  • Punya keahlian apa
  • Kalo enggak punya keahlian, punya uang apa enggak
  • Dana operationalnya
  • Lalu jual dimana ?

 

Nah selamat berfikir mengenai hal diatas ya, kalo sudah ada, silahkan lihat tulisan lanjutannya..

Salam

tulisan selanjutnya.

4 Variable Dasar Untuk Memulai Berjualan (Bagian 1)

4 VARIABLE DASAR UNTUK MEMULAI BERJUALAN (BAGIAN 2)

Assalamu’alaikum Wa Rohmatullohi Wa Barokatuh

 

Halo guys selamat datang kembali, maaf dua minggu vakum menulis, jujur ga sempat …

banyak kegiatan yang sangat menguras waktu .. lebay mode on .. 🙂

Tapi sesuai janji maka saya lanjutkan tulisan tentang variable berjualan yang telah kemarin kita bahas, jangan lupa seduh kopi biar enggak ngantuk ya… hehehe

okay, mari kita bahas satu persatu …

 

Variable yang pertama adalah berapa banyak pengunjung yang datang ke suatu pasar dimana nanti nya kita akan membuka toko kita.

 

Kan sayang ya guys bila kita sudah membuka toko namun sepi pengunjung, ya sudah pasti sepi dari pembeli dan apalagi kita sudah membuang cukup modal besar kan lumayan pengeluarannya, dari bayar sewa toko, kemudian kebersihan, bayar air, listrik, beli etalase, mempecantik toko, dan bayar pegawai .. rugi Bandar dech …

 

Nah sebelum hal tersebut terjadi, mari kita mulai analisis nya, apa rugi nya kita buang waktu satu sampai dua hari melihat lokasi dan memperhatikan keadaannya. Hal apa saja nih yang bisa kita lakukan

 

  1. Bodo – bodoan aja ya caranya, ya kita nongkrong aja di depan pasar tersebut sambil nyeruput kopi, sambil kita hitung berapa orang yang lewat dan masuk pasar tersebut.
  2. Tanya – tanya sama toko sekitar mengenai jumlah orang yang main (ini kalo yang ditanya asik orang nya)
  3. Tanya sama yang punya lapak aja, berapa pengunjung nya (kalo dia tahu)

 

Emang rada aneh ya cara diatas, tapi ya mau bagaimana lagi, kalo ada saran, please taruh di comment ya guys.

begitulah cara  manualnya, kalo pembuat mall kayak ITC atau sebagainya, dia mungkin menggunakan statistik, salah satu caranya nanya aja ke pemerintah setempat mengenai jumlah penduduk dengan radius sekian kilometer, berapa penduduk nya nah beres dech hihihhi.

 

Gitu dech guys cara yang menurut penulis masuk akal untuk mendapatkan pengunjung dari suatu pasar.

 

Nah beda hal nya dengan berjualan online, metode yang digunakan cukup mudah

 

Dan datanya cukup banyak, tapi kita juga harus riset sih, okay saya akan jelaskan caranya

 

  • Kita bisa mulai check dengan tools yang namanya alexa rank, tools ini bisa mengetahui market place itu berada di posisi berapa di dunia maya, baik itu secara local maupun global, untuk detail penggunaan dan cara penginstalan akan dibahas ditulisan yang lain.

 

  • Kita riset dengan cari tahu berapa jumlah pengunjung website tersebut, kita bisa menggunakan similarweb, banyak sih website yang menyediakan tools ini, tapi ini hanya contoh ya, terserah kalian mau pakai apa.

 

Untuk cara membacanya akan dibahas di tulisan lainnya ya guys…

 

Okay kayaknya gitu dulu, keep positive thingking and  terus semangat guys …

Wa Alaikumsalam Wa Rohmatullohi Wa Barokatuh