Kena PHK, Berapa kah Dana Darurat Yang harus dimiliki dan Bagaimana Cara Mengatur Strateginya.

Dana Darurat

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wa Barokatuh,

Pada tulisan sebelumnya kita telah membahas mengenai digunakan untuk apa saja uang mu dimana kita telah mengenal yang mana kebutuhan primer, sekunder dan tersier agar kita bisa menghitung pengeluaran kita dan bijak dalam mengeluarkan uang.

Nah ditulisan kali ini kita akan membahas mengenai dana cadangan yang harus disiapkan dalam kondisi darurat.

Kita tentu tahu pada masa sekarang dimana banyak perusahaan yang harus mengurangi biaya operational sehingga timbul PHK.

Resiko PHK adalah resiko yang melekat pada setiap karyawan, so wajib kita membuat rencana cadangan

Kita harus membuat strategi agar bila kita mengalami kondisi tersebut, kita punya dana cadangan agar kita bisa tetap melakukan langkah – langkah jitu untuk mendapatkan pemasukan kembali.

Perlu di jadikan catatan bahwa pada saat situasi tersebut terjadi mengandalkan harapan adalah bukan sebuah strategi.

Poin yang akan dibahas terdiri dari

  1. Berapa sih dana yang harus disiapkan dan
  2. Darimana sumber pendanaan

Berikut adalah pembahasan secara detailnya

Berapa sih dana yang harus di siapkan

Dari beberapa sumber seperti dari situs Liputan 6 atau dari Cermati, dana yang harus disiapkan adalah sebesar 6 – 12 kali pemasukan.

Nah ini  tergantung dari kondisi pribadi masing – masing, seperti lajang maupun sudah menikah, menikah dengan anak 1 atau 2 atau 3 tentu berbeda nah mimin ambil kesimpulan ada baiknya memiliki dana cadangan sebesar 12 – 18 kali dari pemasukan.

Dari mana sumber pendanaan ?

Sumber pendanaan wajib dihasilkan dari penghasilan kita yang kita simpan bukan dari pinjaman karena akan menambah resiko dimana tentunya pinjaman pada bank akan berbunga dan malah akan memperbesar permasalahan.

Untuk mengatur strategi penyimpanan dapat dilihat pada tulisan sebelumnya (disini)

Simpanan ini tidak boleh digunakan selama kita memiliki penghasilan.

Kita dapat menyimpan dalam beberapa bentuk namun ada baiknya sesuatu yang liquid seperti tabungan atau dalam bentuk emas batangan (logam mulia).

Kenapa ? karena pada keadaan tersebut kita memerlukan dana yang cepat dan nilainya tidak berkurang sebisa mungkin bertambah, bila dalam bentuk asset seperti property, memang kemungkinan nilai nya bertambah cukup besar namun tidak liquid (sulit menjualnya).

Demikianlah informasi yang bisa di share, tentu sulit bagi semua orang untuk menjalankan hal ini, disitulah penting nya memiliki perilaku disiplin dan memiliki keinginan yang kuat untuk melakukan hal ini.

Namun kembali mimin mengingatkan bahwa semua tergantung dari kehendak yang maha kuasa, betapa pun kita membuat strategi, Alloh Subhanahu Wata’ala adalah pengatur rizki, namun kita sebagai manusia wajib berdoa dan berusaha.

Mintalah selalu kepada Alloh Subhanahu Wata’ala agar kita selalu diberikan kehidupan yang penuh berkah dan meminta dijauhkan dari kesulitan.

Digunakan untuk apa saja Uang Mu (Bag 2) – Kebutuhan Primer, sekunder atau tersier)???

Digunakan untuk apa saja uang mu ???
Digunakan untuk apa saja uang mu ???

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wa Barokatuh,

Ditulisan kali ini mimin akan menjelaskkan mengenai Kebutuhan Primer, sekunder atau tersier. Namun mimin sebelumnya ingin meminta maaf, pada tulisan sebelumnya lupa bersyukur pada Alloh Subhanahu Wata’ala atas rizki yang kita terima dan tentunya bagaiamana pun cara kita mengelola keuangan kita tentunya semua tersebut atas kehendak dari Alloh Subhanahu Wata’ala apakah kita bisa mengelola rizki tersebut atau tidak atau mungkin kita diberikan ujian sehingga banyak pengeluaran yang harus dilakukan.

Alloh Subhanahu Wata’ala lebih mengetahui tentang takdir rizki kita, hanya saja disini mimin ingin memberikan insight mengenai tata kelola keuangan yang didapat dari pengalaman pribadi, tidak ada

So di tulisan kali ini kita akan bahas mengenai jenis kebutuhan manusia. Kenapa topic ini menjadi penting, sebab di era sekarang ini sudah banyak orang yang sudah tidak paham mana kebutuhan utama dan mana yang hanya nafsu untuk kesenangan saja.

Sepertinya hal ini sudah pernah dipelajari sewaktu kita SD, namun alangkah baiknya kita mereview kembali ke kehidupan kita.

Kebutuhan primer

Kebutuah promer adalah kebutuhan dasar manusia, ini merupakan kebutuhan paling basic yang harus dimiliki.

Apabila kebutuhan ini tidak dapat dipenuhi maka sudah pasti akan sulit untuk menjalani kehidupan selanjutnya. Secara umum kebutuhan primer digolongkan menjadi :

  • Sandang, ini merupakan kebutuhan dalam bentuk pakaian, secara primer nya untuk menutupi aurat kita,.
  • Pangan, ini kebutuhan makanan kita, tentunya kita tidak bisa hidup tanpa makan bukan, utamakan nilai gizinya bukan soal rasa.
  • Papan, kalo ini adalah tempat tinggal kita, tanpa tempat tinggal yang akan melindungi kita dari hujan dan panas, tentunya membuat kita tidak nyaman.

Kebutuhan sekunder

Nah ini adalah kebutuhan nomor dua kita sebagai manusia, so bila kita bisa menabung dari pengeluaran primer maka kita bisa membeli kebutuhan ini. Ingat ini sifat nya tidak wajib, kalo ada lebih aja dari pengeluran ini baru kita penuhi.

Contoh kebutuhan sekunder adalah TV, Radio, Kulkas, telp dan lainnya untuk mendukung kehidupan kita.

Kebutuhan tersier

Nah ini nih, ini adalah kebutuhan dimana kalo kebutuhan ini kita penuhi maka akan meningkatkan derajat kita di kehidupan social.

Contoh kebutuah ini adalah :

  • Pakaian Mahal ( Branded)
  • Telp ( Smartphone ) yang mahal
  • Mobil Mewah
  • Berwisata ke luar negri.
  • Nongkrong di kafe
  • Barang branded
  • Rumah dengan Fasilitas wah dan lainnya

Nah dapat dilihat bahwa kebutuhan primer dan sekunder kita bisa menjadi tersier bila kita berlebih – lebihan dalam membeli dua kebutuhan tersebut.

So bijaklah dalam membeli kebutuhan kita, bagi lah kedalam kategori dan berfikirlah untuk melengkapi kebutuhan primer kita terlebih dahulu, baru menanjak untuk kebutuhan lainnya.

Semoga tulisan kali ini dapat membantu dan merefreh ingatan kita dalam mengelurkan penghasilan untuk kebutuhan kita agar impian kita yang lainnya dapat tercapai.

Digunakan untuk apa saja Uang Mu (Bag 1)???

Digunakan untuk Uang Mu ???

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wa Barokatuh,

Sebelum nya dalam artikel berjudul “Pengen punya motor baru setiap 3 tahun dan punya tabungan, bisakah ???“, kita hanya bahas cara untuk memiliki motor baru, nah untuk tulisan kali ini kita coba untuk membahas hal yang lebih luas lagi yaitu digunakan untuk apa uang Mu ???

Dalam tulisan ini mimin ingin membantu membahas dan memberikan insight dari pengalaman mimin yang setengah gagal dan ingin berbagi bagaimana mengelola keuangan sehingga tidak ada lagi yang gagal atau setengah gagal lagi kedepannya.. 🙂

Mimin akan membantu menghitungkan dan membuat plan keuangan kalian agar dapat menikmati hal  yang diinginkan namun tidak harus berhutang atau akhirnya mengorbankan  rencana lain yang tidak dapat dilaksanakan karena uang nya telah habis.

Tentunya kita ingin melakukan banyak hal dengan penghasilan kita, seperti ingin mencoba makanan yang sedang viral, ingin traveling baik itu tujuan domestik maupun international, beli rumah, menikah, atau hal lainnya, yang jadi pertanyaan itu apakah semua itu bisa dilakukan dengan penghasilan kita saat ini dan bagaimana cara nya ?

Contoh perhitungan ini mimin khusus buat untuk para new fresh graduates yang bekerja di Jakarta namun tinggal di pinggirannya :), namun tidak menutup juga loh untuk di daerah lain, tinggal di sesuaikan kan saja angkanya.

okay lets go to inti pembahasan.

  • Atur Pengeluaran

Contoh gajih bersih kalian adalah Rp. 3.400.000, terus gimana ?,

Begini caranya, buat table pengeluaran yang pasti kita keluarkan, contoh nya dibawah ini Bro and Sista, tapi ingat ya tergantung aktivitas kalian.

Table 1 Pengeluaran - Digunakan Untuk Apa Uang Mu ???

Dari data diatas di total pengeluarannya adalah 60% dari pemasukan kita, dan kita bisa save sebesar 40%, wow ini angka yang cukup lumayan.

“Tips, bila setelah kita catat planing kita dan ternyata pengeluaran kita lebih dari 80% atau sampai 100%, so maaf sobat, saran untuk menekan biaya atau cari pekerjaan lain”

Ini point utama yang harus kita atur agar sukses mengatur keuangan kita, why ?

Bro and sista, duit masuk ga bisa kita atur tapi duit keluar bisa kita atur, itu kunci nya, so bijaksanalah dalam pengeluaran.

Menurut pengalaman pribadi, total simpanan perbulan yang aman adalah 30% dari pemasukan bulanan, so masih ada 10% lagi yang bisa dinikmati yaitu sebesar Rp. 300.000. cucok buat weekend seperti beli peralatan hoby, traktir teman atau sedekah.

Bila pengeluaran kita lebih dari angka diatas so ada baiknya di lihat lagi list nya, apakah masih ada yang bisa di eliminasi.

Untuk simpanan kita tidak kita kutak – katik, ada baiknya simpan langsung 30% tersebut ke rekening bank terpisah dihari kita gajian dan lupakan, simpan ATM nya dirumah jangan dibawa – bawa.

Nah semoga tulisan kali ini bermanfaat.

Sampai jumpa untuk bagian ke dua nya