Pengen punya motor baru setiap 3 tahun dan punya tabungan, bisakah ???

Taken from Pixabay

Assalamu’alaikum Wa Rohmatullohi Wa Barokatuh.

Motor saat ini sudah menjadi kendaraan penting bagi penduduk Indonesia, mungkin udah jadi sebagai kaki mereka kayaknya.

Informasi dari ViVA.co.id jumlah motor yang beredar di Indonesia itu sudah mencapai setengah dari populasi penduduk dan bahkan pengguna motor di Indonesia adalah salah satu yang terbesar.

Karena penting nya hal tersebut, penting juga buat kita mengetahui tips and trik nya agar kita bisa membeli motor tapi tanpa riba, tanpa denda dan tanpa sita.

Tulisan ini dibuat hanya untuk yang sudah memiliki motor ya, yang umur nya ga lebih dari 3 tahun, kalo lebih ya beda nanti hitungannya, karena angka nya tergantung dari harga bekas motor anda.

Oh iya, kenapa mimin batasi angka 3 tahun, soalnya motor kalo sudah lebih dari 3 tahun itu biasanya mulai ada onderdil yang harus kita ganti, ini relative ya, tergantung dari cara pakai dan jarak yang ditempuh nya, mimin hanya menggunakan rata – rata saja, dari pada ganti onderdil, mending ganti motor 🙂

Enggak usah banyak penjelasan lebih lanjut dech, yuk kita lanjut pada intinya.

Cara nya cukup mudah, yaitu kita menabung cukup Rp. 10.000 sehari,

Iya, Rp. 10 ribu sehari, kok bisa ?

Tentu bisa dong, kalo kita bisa menabung sehari Rp. 10.000 sehari, maka dalam 3 tahun uang kita menjadi Rp. 10.950.000 loh.

Nah bila motor kita yang umur nya mau atau sudah berumur 3 tahun, kira – kira dijual dengan harga Rp. 9.750.000, nah maka total uang kita adalah Rp. 20.700.000.

Kalo kita beli motor baru dengan harga Rp. 16.000.000, so kita punya tabungan dech sebesar  Rp. 4.700.000, tuch asik kan.

Dibawah ini ada table untuk jadi target kalian.

Table Target Untuk Cicilannya

Yuks nabung yuk, biar kita bisa punya motor dengan tidak terkena sita, denda maupun riba …

Assalamu’alaikum Wa Rohmatullohi Wa Barokatuh,

Definisi Segmentasi dan Target Pasar Serta Tujuan dan contoh mengaplikasikannya

Assalamu’alaikum Wa Rohmatullohi Wa Barokatuh Jumpa lagi dengan jariimaji.com, saat ini penulis ingin membahas mengenai segmentasi dan target pasar dalam dunia usaha. Kenapa penulis ingin membahas masalah ini, hal ini adalah jantung dari dunia usaha, sebuah produk yang dibuat tidak akan bisa disukai atau akan digunakan oleh seluruh umat manusia, oleh karena itu kita harus … Continue reading “Definisi Segmentasi dan Target Pasar Serta Tujuan dan contoh mengaplikasikannya”

Assalamu’alaikum Wa Rohmatullohi Wa Barokatuh

Jumpa lagi dengan jariimaji.com, saat ini penulis ingin membahas mengenai segmentasi dan target pasar dalam dunia usaha.

Kenapa penulis ingin membahas masalah ini, hal ini adalah jantung dari dunia usaha, sebuah produk yang dibuat tidak akan bisa disukai atau akan digunakan oleh seluruh umat manusia, oleh karena itu kita harus memilih jenis market seperti apa yang akan di kejar untuk kita tawarkan.

Sebelum itu penulis akan mengutip definisi dari masing – masing istilah tersebut dari para ahli diantaranya :

Segmentasi Pasar

  • Pride dan Ferrel

Menurut Pride dan Ferrel, market segmentation adalah suatu sistem membagi market ke segmen-segmen pelanggan potensial dengan kesamaan karakteristik yang memperlihatkan terdapatnya kesamaan tingkah laku konsumen.

  • Philip Kotler dan Gary Amstrong

Menurut Philip Kotler dan Gary Amstrong, pengertian segmentasi pasar adalah pembagian sebuah market menjadi beberapa kelompok pembeli yang berbeda

  • Swastha dan Handoko

Menurut Swastha dan Handoko, pengertian segmentasi pasar adalah aktivitas membagi–bagi market yang memiliki sifat heterogen kedalam satu-satuan market yang bersifat homogen

Target Pasar

  • Tjiptono dan Chandra

Proses mengevaluasi dan memilih satu atau beberapa segmen pasar yangdinilai paling menarik untuk dilayani dengan program pemasaran spesifikperusahaan

  • Daryanto

Proses mengevaluasi daya tarik segmen pasar dan memilih satu atau beberapa untuk dimasuki.

Dari definisi diatas dapat diambil kesimpulan bahwa segmentasi pasar adalah suatu kegiatan memetakan konsumen yang heterogen menjadi kelompok konsumen homogen sehingga kita dapat memilih target pasar dan membuat startegi  yang tepat untuk melakukan penetrasi pewaran produk kita.

Dari definisi tersebut kita juga bisa mendaptakan beberapa tujuan kenapa kita harus melakukan segmentasi dan memilih target pasar.

  1. Memudahkan kita untuk membuatkategori dari suatu pasar
  2. Kita juga dapat membuat pelayananyang baik dalam menawarkan, sebab bahasa sangat penting, beda segmentasi dantarget, tentu beda bahasa yang kita gunakan.
  3. Penawaran kita juga lebih terarah
  4. Biaya promosi jadi optimalk
  5. Dapat membuat target dan rencanabisnis lebih terarah.

Mudah nya adalah dengan menentukan segmentasi pasar dan target pasar kita dapat fokus mengenai strategi, cara menawarkannya dan biaya yang kita keluarkan juga lebih optimal.

Kita berikan contoh nya bagaimana kita menentukan segmentasi dan target pasar dari sebuahproduk hijab printing.

  • Negara : Indonesia
  • Propinsi : DKI Jakara
  • Kelamin : Wanita
  • Usia : 22 tahun – 40 tahun

Penjelasannya adalah saya akan menawarkan produk hijab saya untuk Negara Indonesia yang tinggal di DKI Jakarta, berkelamin wanita dan usia 22 tahun – 40 tahun.

Kenapa enggak pria yang kita tawarkan, karena mungkin konsumen pria yang mau membelikan produk kita lebih sedikit, dan kenapa usia nya mulai 22 tahun, dikarenakan usia tersebut wanita sudah memiliki penghasilan sendiri.

Kalian dapat mengembangkan variable diatas sesuai dengan produk yang ditawarkan.

Begitulah tulisan kali ini, semoga bermanfaat dan semoga usaha kalian semakin lancar.

Kita hanya bisa berusaha dengan maksimal, biarkan Alloh Subhanahu Wataala yang menentukan.

Salam.

Enggak jelas “Sampah”

Lalat, fly housefly

Karena ini blog baru, so bingung juga mau nilis apa, maksud nya nulis apa.

Tapi hari ini dapat sebuah wording yang menurut penulis pribadi itu cocokeiiiim, okeh, mantab dan lain – lain soalnya kena banget…. “pedih cuuuuy”

Tulisannya adalah “sulitnya mengajarkan lalat unuk menyukai bunga dari pada sampah”, kenapa suka dengan wording ini, soalnya nyentil banget buat pribadi penulis, loh kenapa  begitu ?, nih mau dijelasin, sabar….

Kenanya begini, setiap orang kan punya suatu kebiasaan atau pengalaman yang kurang okeh, karena kesalahan sendiri, tapi tetep aja diulang, bodoh kan … nah itu dia makanya nulis ini.

Kalo ngebayangin lalat kenapa sukanya sama sampah, padahal ada bunga yang lebih indah dan harum, tapi pasti die tetep milih sampah, ya orang Lalat di design sukanya ama sampah .. gila juga ngajarin Lalat seneng ama bunga … yang banyak ga pinternya disini siapa ya….

Begitulah tulisan ini dibuat, semoga jangan dibaca, karena sampah ….

salam

Lalat, fly housefly